Rosemond Alhamra Hotel Jeddah: Hotel Transit Umroh Sebelum Pulang ke Indonesia

Table of Contents
Lobi Rosemond Hotel Jeddah
Suasana lobi Rosemond Hotel Jeddah yang sering menjadi tempat transit jamaah umroh.

Jeddah merupakan salah satu pintu masuk dan keluar jemaah umroh dari Indonesia. Kami sudah tiga kali menggunakan fasilitas bandaranya. Pada tahun 2025, kami harus transit dulu di hotel Jeddah sebelum pulang ke Indonesia karena kami baru saja naik bus dari Madinah yang jaraknya cukup jauh. Padahal jarak dan waktu tempuhnya bisa dipersingkat dengan naik kereta Haramain Express.

Kami juga tidak paham mengapa travel tidak mengusahakan pulang ke Indonesia dari Bandara Prince Mohammad Bin Abdulaziz International Airport Madinah saja. Pada tahun 2023, kami pernah datang melalui bandara ini. Mungkin ini ada kaitannya dengan rute pesawat Saudia Airlines yang kami tumpangi. 

Untunglah hotelnya bagus, yaitu Rosemond Alhamra Hotel Jeddah sehingga kami bisa istirahat dengan nyaman meski sebentar. Kami hanya beberapa jam berada di hotel ini karena harus bangun dinihari untuk berangkat ke Bandara King Abdulaziz International Airport pada jam 03.00.

Lokasi Rosemond Alhamra Hotel Jeddah

Kami sampai di Jeddah pada pukul 21.00 dan langsung menuju hotel. Tak banyak yang bisa kami lihat pada malam hari itu. Namun sebelum sampai hotel, kami dibuat terpesona oleh air mancur di tengah danau. Air mandur sangat tinggi dan terlihat spektakuler karena ada tata lampunya. Itukah air mancur yang terkenal itu?

Alamat Hotel Rosemond adalah 7198 Al Uqsor Street, Alhamra Dist., Jeddah, SA.

Lokasinya sangat menarik, yaitu hanya 1,5 km dari Alhamra Corniche. Ini merupakan taman dengan pedestrian di pinggir pantai yang nyaman untuk berjalan-jalan dan duduk-duduk memandang Laut Merah. 

Ini juga merupakan spot dengan view terbaik untuk memandang King Fahad Fountain yang masuk Guinness Book of World sebagai air mancur tertinggi di dunia, yaitu setinggi 260 meter.

Datang Dalam Kondisi Sangat Lelah

Kami datang dalam keadaan sangat lelah setelah melakukan perjalanan 7 jam dengan bus. Bagaimana pun, itu adalah hari terakhir kami di Arab Saudi. Tenaga kami sudah terkuras selama 9 hari yang penuh kegiatan fisik. Kami benar-benar tinggal memiliki sisa tenaga.

Dari tampilan luarnya, hotel ini simpel dengan mobil-mobil yang terparkir persis di depannya. Barulah ketika masuk terasa sebagai hotel berbintang. Dari website resminya di www.rosemondhotels.com dapat diketahui bahwa Rosemond menganut konsep hotel syariah. Tidak keterangan tentang status bintangnya, tapi di OTA disebutkan bintang 4. 

Lobi hotelnya luas dan kinclong. Interiornya minimalis tapi terkesan mewah. Di tengah lobi cuma ada satu meja kayu yang besar. Di pinggir-pinggirnya adanya kursi dan sofa-sofa besar dari beludru dan kulit. Sementara lift-nya terbuat dari kaca tembus pandang yang mengesankan. Setelah menunggu beberapa saat, kami segera masuk ke kamar.

Kamar yang Luas untuk Jamaah Umroh

Kami tiba di kamar triple (3 beds) yang luas, bahkan lebih luas dari kamar-kamar hotel di Mekkah dan Madinah. Bed-nya juga besar-besar, kemungkinan lebar 120 cm atau lebih. Rasanya lega sekali setelah duduk di bus yang legroomnya sempit selama berjam-jam. Kamar mandinya juga dua kali lebih luas dari hotel-hotel di Mekkah dan Madinah.

Di kamar sudah tersedia nasi kotak dengan lauk yang sedap sehingga langsung kami santap. Atau kami memang sedang lapar ya? Kami langsung membersihkan diri, sholat dan makan, kemudian tidur karena hanya punya waktu maksimal 3 jam. Tak lupa kami mengisi semua baterai HP. Kami bahkan tidak menyalakan TV.

Pada jam 02.00, mamah bangun lebih dulu dan mandi. Setelah itu, baru yang lainnya mandi. Amenities kamar dan kamar mandi lengkap sehingga kami tidak perlu banyak membongkar koper kecil. Sebelum meninggalkan kamar, kami sempat minum kopi dulu untuk memulihkan kesadaran sambil membereskan semua barang bawaan. Kami harus boarding pesawat Saudia Airlines pada jam 07.45.

Nantinya kami akan sarapan di Bandara King Abdulaziz International Airport dengan hidangan nasi box yang sudah disiapkan travel. Karena itu, kami tidak bisa menceritakan tentang suasana restoran dan hidangannya. 

Cocokkah untuk Transit Umroh?

Jika teman-teman merasa terlalu lama jika harus menunggu di bandara, hotel ini cocok untuk transit, antara lain karena beberapa hal di bawah ini.

Dekat dengan Bandara King Abdulaziz International Airport.

  • Di area yang sama dengan Taman Corniche Alhamra, pedestrian dan spot untuk melihat King Fahad Fountain, yang merupakan salah satu landmark Jeddah.
  • Akses mudah karena parkiran dekat gedung sehingga tamu bisa langsung masuk lobi dan naik ke kamar tanpa perlu berjalan jauh.
  • Akses untuk stoller dan kursi roda juga mudah karena ada ramp di menjelang pintu masuk hotel.
  • Resepsionis 24 jam sehingga sangat bermanfaat buat jemaah yang akan terbang pagi seperti kami.
  • Kamar luas sehingga leluasa untuk membuka koper.
  • Fasilitas lengkap sehingga jemaah yang dibatasi waktu seperti kami tidak perlu membongkar koper.

Penutup

Rosemond Alhamra Jeddah merupakan hotel yang cocok untuk transit dan memulihkan tenaga sejenak. Tapi jika punya waktu lebih banyak, teman-teman bisa jalan-jalan ke Corniche. Kalau waktunya tanggung, di hotel ini juga ada restoran, gym dan kolam renang. Tapi untuk penggunaannya, teman-teman harus bertanya dulu ke resepsionis karena ini hotel syariah dan di Arab Saudi pula sehingga aturan pemisahan antara pria dan wanita, serta perekaman gambar lebih ketat.

Dengan waktu hanya beberapa jam saja di hotel ini, memang tidak banyak yang bisa kami ceritakan. Namun kami berharap bahwa sekelumit kisah kami di artikel ini dapat memberikan tambahan pilihan bagi teman-teman yang sedang menyusun rencana untuk umroh. Untuk foto atau video yang lebih banyak bisa dilihat di Instagram @jalansitu.

Post a Comment