Hotel Shaza Regency Plaza Madinah: Lokasi, Fasilitas, dan Jarak ke Masjid Nabawi

Table of Contents
Kamar twin di Hotel Shaza Regency Plaza Madinah yang bersih dan nyaman untuk jamaah umrah.
Kamar twin di Hotel Shaza Regency Plaza Madinah terasa bersih, rapi, dan cukup luas untuk beristirahat setelah beribadah di Masjid Nabawi.

Hotel Shaza Regendy Plaza adalah tempat kami menginap di Madinah saat umroh 2023. Ini juga merupakan hotel pertama kami di Arab Saudi. Hotel ini merupakan pilihan travel umroh yang membimbing kami.

Pada umroh 2023 tersebut, kami mendarat di Madinah lebih dulu dan langsung menuju ke Shaza Regency. Alih-alih istirahat sesampainya di hotel dan meletakkan barang-barang, kami malah berbondong-bondong ke Masjid Nabawi untuk sujud syukur, sholat berjamaah dan mendengarkan tauziah singkat dari mutowif kami.

Saat ini Hotel Shaza Regency AlMadinah berada di bawah manajemen Maysan International Group (hotel-hotel di Makkah dan Madinah kerap berpindah manajemen). Tidak ada keterangan mengenai status bintang hotel ini di website MIG. Yang jelas, kami mengambil paket eksklusif. Jika teman-teman membutuhkan hotel di Madinah mungkin ini dapat menjadi salah satu pilihan.

Lokasi Hotel Shaza Regency Plaza Madinah

Alamat Hotel Shaza Regency Plaza Madinah ada di King Faisal Rd, Bada'ah, Madinah 42311, Saudi Arabia.

Lokasinya mudah dicari karena dekat pertigaan King Faisal Rd. Kalau mau city tour, bus bisa langsung masuk ke jalan raya. Untuk menuju Masjid Nabawi, dari pertigaan ini tinggal jalan kaki lurus mentok sampai pintu utama King Fahd Gate. 

Jarak ke Masjid Nabawi

Jarak dari Hotel Shaza ke Masjid Nabawi tidak bisa dibilang dekat tapi tidak terlalu jauh, yaitu sekitar 600 meter. Tapi estimasi waktunya tergantung kondisi fisik masing-masing. Contohnya papah yang harus sesekali berhenti untuk istirahat. 

Untungnya, waktu itu kami umroh di awal akhir November – awal Desember 2023 yang merupakan musim sejuk sehingga udaranya sangat nyaman untuk jalan kaki. Papah dan Mamah sempat foto di frame raksasa dengan latar belakang pintu utama Masjid Nabawi. Sekarang, untuk foto seperti itu harus sabar antri karena jemaah makin ramai dan banyak yang menyewa fotografer atau videografer.

Ketika kami umroh lagi tahun 2025 tapi menginap di hotel lain, jalan dari pertigaan King Faisal Rd sampai persimpangan jalan berikutnya terdapat kios-kios estetik. Kios-kios itu menjual makanan dan minuman takeaway. Kalau ingin segera menikmatinya, di bagian tengah area ini tersedia meja dan kursi tapi sering penuh. Kalau berhasil mendapatkan tempat duduk, kita dapat nongkrong sampai menikmati suasana Madinah.

Selain kios-kios kuliner yang menarik, sepanjang jalan ini terdapat toko-toko keren. Salah satunya yang pernah kami masuki pada tahun 2025 adalah Al Musbah Blend. Di sini banyak pilihan parfum eksklusif dalam kemasan kecil yang bisa dijadikan oleh-oleh.

Fasilitas Hotel

Dari fasilitasnya, kami menduga bahwa hotel ini bintang 3 atau 4. Bagian depannya simpel dengan lobi yang tidak terlalu luas seperti hotel bintang 3 sehingga sering kesulitan mendapatkan tempat duduk kosong. Namun, kamarnya sangat nyaman dengan perlengkapan yang menyerupai hotel bintang 4. 

Papah dan mamah menempati kamar untuk 2 orang dengan 2 kasur (twin). Ukuran kamarnya cukup leluasa untuk sholat dan membongkar koper besar. Secara keseluruhan, penataan kamar ini sangat rapi dan bersih. Namun karena tidak dekat maka Masjid Nabawi tidak tampak dari jendela kamar.

Yang pertama membuat mamah senang adalah lantainya berkarpet. Mamah memang lebih suka hotel dengan lantai karpet. Selain tempat tidur, di kamarnya terdapat meja, kursi, lemari, TV, lampu hias, kamar mandi modern, kulkas mini, dan perlengkapan untuk membuat minuman panas.

 Amenities-nya juga lengkap, antara lain sabun padat, shower gel, shampoo, conditioner, body lotion, sanitary bag hingga loofah (sabut untuk menggosok badan). Bahan-bahannya merupakan plant based. Mamah paling suka conditionernya karena wanginya enak banget. 

Namun jemaah yang mendarat di Madinah dulu baru ke Makkah harus ingat untuk tidak menggunakan peralatan mandi yang wangi ketika akan menuju Makkah. Jemaah akan mengambil miqot dalam perjalanan menuju ke Makkah di Bir Ali sehingga harus menggunakan ihram dan bersuci sejak berangkat dari hotel.

Pelayanan di sini juga memuaskan dan cepat. Kamar kami dibersihkan tiap hari sehingga membuat suasana hati senang sekembalinya dari city tour atau beribadah di Masjid Nabawi.

Suasana Selama Menginap

Suasana menginap di Hotel Shaza menyenangkan karena kamarnya kedap sehingga kami bisa istirahat dengan maksimal. Padahal posisi hotel dekat dengan pusat orang nongkrong dan jalan raya. Untuk naik dan turun tersedia lift yang memadai.

Sedangkan tempat makannya tidak terlalu luas sehingga kami sering bergabung dalam satu meja dengan keluarga lain. Makanan di sini berlimpah meski tidak cukup beragam dan menu yang mirip masakan Indonesia sehingga jemaah makan dengan lahap. Sayangnya, sebagian besar bercitarasa pedas, mungkin untuk menyesuaikan dengan selera orang Indonesia. Padahal mamah tidak bisa makan pedas.

Menu yang paling disukai papah dan mamah adalah susu hangat yang selalu tersedia dan telur rebus dengan cangkang warna putih. Tak ketinggalan kerupuk warna-warni. Uniknya, kerupuk ini tersedia hampir di seluruh hotel di Makkah dan Madinah yang pernah kami inapi.

Penutup

Hotel Shaza dapat menjadi pilihan jemaah yang menginginkan hotel nyaman dengan fasilitas lengkap dan dekat dengan pusat kuliner. Namun  untuk lansia, difabel atau keluarga yang membawa balita, perlu koordinasi lebih intensif dengan tour leader karena jaraknya dengan Masjid Nabawi tidak terlalu dekat. Karena jaraknya pula, kami perkirakan harga kamarnya lebih terjangkau. Foto-foto yang lebih jelas bisa dilihat di Instagram @jalansitu. Semoga bermanfaat untuk teman-teman yang akan berangkat umroh.

FAQ

Apakah Hotel Shaza Regency Plaza Madinah memiliki kamar twin?

Ya. Saat kami menginap, tersedia kamar twin dengan dua tempat tidur. Ukuran kamarnya cukup lega untuk salat dan meletakkan koper berukuran besar.

Apakah kamar Hotel Shaza Regency Plaza Madinah menghadap Masjid Nabawi?

Kamar kami tidak menghadap Masjid Nabawi. Tapi jika ada yang menghadap sana, pandangan ke arah Masjid Nabawi terhalang oleh gedung-gedung tinggi yang ada di antara Hotel Shaza dan Nabawi.

Apakah Hotel Shaza Regency Plaza Madinah cocok untuk lansia?

Hotel ini dapat menjadi pilihan yang nyaman. Namun karena jaraknya sekitar 600 meter dari Masjid Nabawi, jamaah lansia, pengguna kursi roda, atau keluarga yang membawa balita sebaiknya mempertimbangkan kondisi fisik dan berkonsultasi dengan tour leader.

Apa kelebihan Hotel Shaza Regency Plaza Madinah?

Menurut pengalaman kami, kelebihan hotel ini adalah kamar yang nyaman dan kedap suara, fasilitas kamar yang lengkap, pelayanan housekeeping yang cepat, serta lokasinya yang dekat dengan kawasan kuliner dan pertokoan.

Apakah di sekitar Hotel Shaza Regency Plaza Madinah ada tempat makan dan toko oleh-oleh?

Ya. Di sepanjang jalan menuju Masjid Nabawi terdapat berbagai kios makanan, minuman, dan toko yang menjual aneka oleh-oleh, termasuk parfum dan kebutuhan jamaah.

Post a Comment