Review Al Marwa Rayhaan by Rotana Makkah: Hotel Terbaik Kami Saat Umroh
![]() |
| Pemandangan Gate 1 Masjidil Haram dari restoran outdoor Al Marwa Rayhaan by Rotana Makkah. Foto milik www.jalansitu.com. |
Pada umroh 2025, kami sengaja memilih paket yang menginap di Hotel Rotana karena puas dengan fasilitas dan pelayanan hotel ini pada tahun 2023 tersebut.
Dekat Pintu Utama Masjidil Haram
Salah satu pertimbangan terpenting saat memilih hotel umroh adalah jaraknya dengan Masjidil Haram. Semakin dekat posisi hotel, semakin mudah jamaah memanfaatkan waktu untuk beribadah, terutama jika membawa lansia atau anak-anak.
Karena itu, hotel-hotel di kawasan Ring 1 selalu menjadi incaran. Salah satu yang paling terkenal adalah kompleks Clock Tower yang berdiri tepat di seberang Gate 1 (King Abdul Aziz), pintu utama Masjidil Haram.
Di gedung ini terdapat mal dan beberapa hotel, salah satunya adalah Al Marwa Rayhaan by Rotana Hotel. Karena itu, Hotel Rotana adalah pilihan terbaik.
Bukan yang Termewah di Clock Tower, Akses Paling Mudah
Banyak yang mengira bahwa hotel di dalam Clock Towers itu bakalan ribet karena harus masuk mal. Pendapat tersebut tidak sepenuhnya benar. Memang, jamaah harus masuk ke dalam mal tapi tak semua hotel harus diakses dengan masuk terlalu ke dalam mal.
Hotel Rotana menjadi favorit kami karena aksesnya paling mudah. Posisi lift Rotana berada paling depan atau paling dekat dengan pintu keluar dan masuk Clock Tower yang menghadap Gate 1 sehingga jamaah tidak perlu masuk terlalu jauh ke dalam mal. Pintu lift ini terbuka tepat di sebelah pintu masuk Hotel Rotana.
Selain itu, lift ini tidak digunakan orang untuk mengakses Supermarket Abraj dan foodcourt sehingga tidak perlu menunggu lama untuk naik dan turun. Jika tidak mau menggunakan lift, ada elevator dengan lift tersebut.
Beberapa hotel lain di Clock Tower memiliki posisi yang lebih tinggi, misalnya Fairmont, yang menawarkan panorama Masjidil Haram lebih luas. Namun konsekuensinya, akses dari lift menuju pintu utama gedung bisa lebih jauh dibandingkan Al Marwa Rayhaan.
Jika teman-teman membawa lansia atau balita, kami sarankan memilih hotel-hotel yang lift-nya dekat dengan pintu utama gedung.
Fasilitas Terbaik Hotel Rotana Makkah dan Sekitarnya
Rotana menjadi favorit kami karena lengkapnya fasilitas di dalam hotel, serta di dalam dan luar Gedung Clock Towers. Clock Towers buka 24 jam. Tapi jika waktunya sholat, pintunya akan diblokir untuk sholat jamaah wanita. Sedangkan jamaah laki-laki lebih maju di depannya dekat ke Masjidil Haram. Kami pernah selesai sai jam 03.00 dalam keadaan loyo tapi segera pulih berkat masih ada penjual jus buah yang buka.
Selain itu, masih banyak fasilitas lain sebagai berikut.
Fasilitas di Dalam Clock Tower
- Abraj Hypermarket di P4. Produk yang dijual sangat lengkap, dari kebutuhan sehari-hari, obat-obatan, buah-buahan, bakery, kopi hingga oleh-oleh. Bahkan Indomie Arab juga ada. Kami sendiri suka membeli yoghurt yang pilihannya sangat banyak, pastry dan kopi.
- Foodcourt di P3 dan P4. Jika ingin menikmati view Masjidil Haram tapi tidak menginap di Clock Towers, teman-teman bisa langsung masuk ke foodcourt yang terbuka untuk umum ini. Pilih meja yang dekat jendela agar mendapatkan view terbaik. Semua jenis makanan ada di sini. Kami sempat mencoba Food Stories yang menjual makanan Timur Tengah. Harga rata-ratanya 25-40 SAR tapi porsinya bisa untuk berdua.
- Toko berbagai kebutuhan. Seperti mal pada umumnya, di sini terdapat banyak toko, seperti toko alat salat, busana, minyak wangi hingga apotek. Kami senang melewati toko yang membakar dupa wangi karena busana kami terkena asap wanginya.
- ATM. Ada beberapa ATM di Clock Towers, tapi yang pernah kami coba di lantai dasar. Kami menggunakan mode bahasa Inggris karena tidak paham bahasa Arab. Sebelum berangkat umrah, wajib telepon dulu call center bank teman-teman untuk memastikan bahwa setting kartu ATM-nya bisa untuk transaksi di luar negeri. Sedih sekaligus ngakak melihat 2 juta rupiah lebih yang kami input cuma keluar selembar uang 500 riyal. Saran kami, ambil banyak sekaligus sehingga cukup sampai selesai umrah supaya tidak bolak-balik terkena biaya administrasi.
- Parkir bus khusus. Parkir bus bukan masalah sepele karena lahan di Makkah terbatas. Meski hanya untuk antar dan jemput sebelum keluar kota, tapi tamu Rotana dimudahkan dengan lift dan lobi khusus untuk menunggu bus. Ini membuat persiapan bepergian tidak kemrungsung dan tidak menambah lelah jamaah yang baru datang.
Fasilitas Pendukung Ibadah
- Musala. Kami tidak tahu berapa jumlah musholla di Clock Towers. Yang jelas, ada musholla di lantai P10 (wanita) dan P9 (laki-laki) tepat di bawah Hotel Rotana (P11).
- Sholat di halaman Clock Towers. Jika kecapekan dan tidak mendapat tempat di dalam masjid untuk sholat, selain di musholla P9 dan P10, jamaah juga bisa sholat di halaman Clock Towers.
- WC3. Ini memang WC pada umumnya tapi bagian luarnya bagus dan mencolok. WC3 langsung kelihatan dari jalur keluar setelah selesai sai. Karena itu, WC3 sangat populer di kalangan jamaah Indonesia sebagai tempat janjian ketemu. Dari WC3 ada jalur langsung ke Al Safwah dan Clock Towers.
Tempat Belanja dan Wisata Terdekat
- Pasar Al Safwah di Safwah Towers. Safwah Towers yang berada tepat di sebelah Clock Towers. Aksesnya bisa digunakan untuk menuju Rotana setelah selesai umroh. Biasanya para jamaah laki-laki langsung menuju ke area ini untuk cukur sampai gundul. Biayanya 10 SAR. Di sini terdapat Pasar Al Safwah yang menjual oleh-oleh dan gamis murah.
- Clock Tower Museum. Sebenarnya ikon di lantai paling atas Clock Towers ini sayang untuk dilewatkan tapi waktu kami yang sempit sudah habis untuk beribadah di Masjidil Haram. Mungkin lain waktu harus mengambil paket yang lebih lama. Dari sini pengunjung bisa melihat Kabah dan Masjidil Haram secara utuh, serta ada teleskop untuk melihat bulan dan bintang. Infonya, harga tiket 150 SAR untuk reguler dan 300 SAR untui VIP (tanpa antri).
View Masjidil Haram
Meski posisi Rotana tidak setinggi hotel-hotel termewah di Clock Towers, tapi jamaah masih bisa mendapatkan view Masjidil Haram yang luas dengan 3 cara. View ini memang tidak selengkap hotel dengan posisi tertinggi tapi tetap menakjubkan.
Pertama, melalui jendela kamar. Kami mendapatkan view halaman luar Masjidil Haram dari ujung ke ujung dan seluruh rooftop.
Kedua, dari restoran hotel. Rotana memiliki 2 restoran yang bisa diakses jamaah travel umroh. Jika sarapan, pilihlah meja outdoor karena langsung berhadapan dengan Gate 1. Karena itu tak heran jika ini menjadi salah satu spot favorit jemaah.
Pada waktu makan siang dan makan malah, jamaah travel umroh makan di restoran indoor. Pilihlah meja dekat dengan jendela kaca. Pemandangan memang tidak sepenuh tempat sarapan, namun tetap istimewa.
Ketiga, dari musholla Clock Towers lantai P9 dan P10. Jamaah yang sholat di sinimenghadap jendela-jendala kaca yang tepat di seberang Gate 1. Dari musholla ini, kita bisa sholat berjamaah mengikuti Imam Masjidil Haram.
Menginap Sebelum dan Sesudah Renovasi Gate 1 Masjidil Haram
Kami menginap di Al Marwa Rayhaan by Rotana pada tahun 2023 dan 2025. Menariknya, kami melihat sendiri perubahan suasana di sekitar Gate 1 (King Abdul Aziz), pintu utama Masjidil Haram yang berada tepat di depan Clock Tower.
Saat umroh tahun 2023, area Gate 1 masih dalam proses renovasi. Dari balkon restoran tempat sarapan di Hotel Rotana, pemandangan ke arah gerbang utama masih dipenuhi scaffolding dan perancah konstruksi. Aktivitas ibadah tentu tidak terganggu, tetapi tampilan gerbang belum terlihat utuh seperti yang sering muncul dalam foto-foto Masjidil Haram.
Ketika kami kembali menginap pada umroh 2025, renovasi tersebut sudah selesai. Pemandangan dari area sarapan berubah cukup drastis. Gate 1 tampak jauh lebih megah dan rapi tanpa terhalang scaffolding. Dari balkon restoran, jamaah bisa menikmati panorama halaman Masjidil Haram dengan latar gerbang utama yang sudah terlihat utuh.
Perubahan ini memang tidak memengaruhi kualitas pelayanan Hotel Rotana yang menurut pengalaman kami tetap baik seperti saat kunjungan sebelumnya. Namun bagi jamaah yang menyukai pemandangan Masjidil Haram, suasana yang kami lihat pada tahun 2025 terasa lebih istimewa dibandingkan tahun 2023.
Kesimpulan Mengapa Posisi Al Marwa Rayhaan by Rotana Lebih Cocok untuk Rombongan Kami
Setelah dua kali menginap di Al Marwa Rayhaan by Rotana, kami menyadari bahwa kenyamanan saat umroh tidak selalu ditentukan oleh kemewahan hotel. Bagi rombongan kami, terutama karena membawa orang tua yang sudah lanjut usia, kemudahan akses ke Masjidil Haram jauh lebih penting.
Karena itulah, jika Allah memberi kesempatan untuk kembali umroh suatu hari nanti, Rotana akan tetap menjadi pilihan pertama kami.

Post a Comment