Komplek Candi Arjuna Dieng Yang Wajib Dikunjungi

Alhamdulillah, kami berhasil mengunjungi Komplek Candi Arjuna atau Arjuno meski dalam waktu terbatas dan khawatir hujan karena kami tidak membawa payung. Bertahun yang lalu kami sudah pernah kesini tapi kemalaman dan tidak kelihatan di foto karena kamera hp sudah jadul. Idealnya memang menginap sih kalau mau menikmati Dieng dengan sebaik-baiknya. Tapi begitulah, kami sering bepergian secara spontan sehingga tak terpikir untuk menginap.

komplek candi arjuna dieng
Foto bocor karena ada rombongan nyebar heheee. Beginilah suasana aslinya.


Baca juga: 2 Rute Terbaik Jogja - Dieng PP


TIKET MASUK GRATIS KOMPLEK CANDI ARJUNO DIENG

 

Teman-teman harus memperhatikan bahwa ada hubungan antara tiket masuk Komplek Candi Arjuno dan Kawah Sikidang Dieng. Jika teman-teman membeli tiket di Kawah Sikidang, jangan sampai hilang, karena bisa digunakan untuk masuk gratis ke Komplek Candi Arjuno. Untuk sebaliknya, kami tidak tahu ya. Semua yang kami tulis berdasarkan pengalaman kami sendiri.


Tadinya kami tidak tahu ada kemudahan seperti itu. Salah kami juga karena tidak membaca tiket dengan cermat. Tiket langsung dimasukkan ke dalam tas. Untung karcis tersebut tidak kami buang karena untuk keperluan menulis blog ini, supaya tidak lupa. Ketika kami sampai di counter tiket Komplek Candi Arjuno dan diberitahu oleh petugas, barulah kami tahu dan tertawa senang. 

Dengan begitu, tiket masuk ke Kawah Sikidang dan Komplek Candi Arjuno hanya Rp 20.000,-. Murah banget loh untuk wisata alam seunik ini dan cagar budaya. Bebas foto sepuasnya. Coba bandingkan dengan tiket untuk foto di spot-spot baru yang viral-viral itu.


MASUK KOMPLEK CANDI ARJUNO DIENG LEWAT BELAKANG

Sebenarnya kami tidak tahu mana pintu belakang dan mana pintu depan. Kami hanya berasumsi bahwa pintu depan adalah yang dulu kami lewati waktu datang kesorean. Di pintu tersebut banyak berjajar kios jualan dan harus bersabar untuk mendapat tempat parkir meski sudah mulai gelap.

Sedangkan pintu yang kami lewati bulan Mei 2022 lalu lebih sepi. Bahkan hanya beberapa mobil saja yang parkir serta tidak ada kios jualan. Kami lewat pintu ini tak sengaja, semata karena google map menunjuk ke arah tersebut. Parkiran ini memang lebih dekat dengan Kawah Sikidang, obyek wisata yang kami kunjungi sebelumnya dibandingkan dengan parkiran depan.

Baca juga: Kawah Sikidang Dieng Dalam Kabut Magis

Dekat parkiran itu ada candi Gatotkaca. Tapi kami hanya mencadangkan saja jika nanti masih ada waktu setelah kembali dari Komplek Candi Arjuna.

 

pintu masuk komplek candi arjuno dieng
Pintu masuk belakang / selatan. Maaf fotonya blur karena diambil dari video.
Video ada di shorts youtube dan instagram jalansitu.


Dari parkiran ke komplek candi ada jalur pejalan kaki. Nggak jauh kok. Kami sangat leluasa menikmati jalan menuju komplek candi yang dipenuhi tanaman bunga, buah dan sayur di kiri jalannya. Bahkan ada pengunjung yang beruntung memetik labu siam. Khusus untuk jalan setelah counter tiket, bunganya bagus-bagus, serasa di Eropa. Cakep buat foto prewedding.


KOMPLEK CANDI ARJUNO DIENG YANG MEMPESONA

Suasana komplek candi cukup enak. Hanya agak mendung yang membuat kami cemas karena tidak membawa payung. Di dalam komplek ini ada pula candi Semar, Srikandi, Sembadra dan Puntadewa. Dalam cerita pewayangan, Semar adalah tokoh yang bijaksana, Srikandi adalah perempuan pemberangi, Sembadra adalah perempuan yang lemah lembut, sedangkan Puntadewa adalah kesatria yang jujur.

Candi-candi tersebut terletak di tanah lapang sehingga suasana cukup lega dengan pemandangan bukit-bukit. Entah bagaimana suasananya ketika ramai pengunjung. Mungkin akan crowded. Namun demikian, kebetulan kami bareng rombongan kecil dengan baju seragam yang niat banget foto. Mereka membawa tripod, kamera besar dan sebagainya. Mereka juga menyebar dan seolah memblokir setengah dari lapangan. Meski mereka tidak banyak, tapi akhirnya kami kesulitan foto tanpa bocor. Sedangkan pengunjung lain kebanyakan duduk-duduk menikmati hawa sejuk dan pemandangan indah.

Saat itulah kami melihat beberapa laki-laki yang tampak duduk lesu mengenakan baju buto atau raksasa pewayangan. Kami menyapa mereka dan bertanya apakah mereka bersedia pose bersama. Mereka langsung ceria. Bapak-bapak ini sangat ramah dan sopan. Mereka juga menawarkan menggunakan kamera dan fotografer agar kami semua bisa ikut berfoto. Tarifnya murah! Ada Rp 10.000,-, Rp 20.000,- dan sebagainya tergantung paket. Kami ambil paket Rp 20.000,- foto bersama bapak-bapak berkostum buto, sudah termasuk beberapa lembar cetak dan soft copy. Murah banget! Setelah difoto, fotografer langsung lari untuk mencetak foto-fotonya. Kami sangat terharu, apalagi itu dekat Lebaran tapi sudah sesore itu masih belum dilarisi. Mungkin karena pengunjung sudah membawa kamera sendiri seperti rombongan tadi. Setelah jadi, kami pun memberikan bayaran lebih agar mereka tambah semangat. Alhamdulillah setelah itu ada keluarga lain yang pengin difoto seperti kami. Maaf foto tidak kami posting untuk alasan privacy.

Kalau ada waktu ke Dieng lagi, Komplek Candi Arjuna adalah salah satu yang akan kami datangi lagi. Sepertinya kami lebih senang lewat pintu belakang atau selatan ini. Yuk, ke Dieng.


Komplek Candi Arjuna
Karangsari, Dieng Kulon, Kec. Batur, Kab. Banjarnegara, Jawa Tengah 53456, Indonesia


Post a Comment

0 Comments