City Tour Umroh Mekkah–Taif: Biasanya Mampir ke Mana Saja?

Table of Contents

Kebun mawar Al Kamal Factory di Taif
Kebun mawar Al Kamal Factory di Taif, Arab Saudi.

City tour merupakan salah satu kegiatan selingan selama umroh untuk menambah wawasan tentang daerah di sekitar Mekkah dan Madinah. Di Mekkah, boleh dibilang bahwa city tour ke Taif hampir selalu ada dalam paket umroh Indonesia. Ini karena di sepanjang perjalanan ke Taif, ada banyak tempat menarik yang bisa dijadikan destinasi.

Umumnya, tujuan utama ke Taif adalah naik Telefric. Namun, sepanjang perjalanan ke sana, travel akan mampir ke beberapa tempat bersejarah, kebun mawar, pabrik parfum, makan nasi mandhi atau sate unta dan sebagainya. Tiap travel punya langganan sendiri-sendiri. Kami akan menceritakan perjalanan kami dari Mekkah ke Taif dengan dua travel yang berbeda.

Mengapa Taif Menjadi Destinasi Favorit Saat Umrah?

Taif yang berjarak 95 km dari Mekkah (Google Map) ini menjadi destinasi favorit saat umroh karena menunjukkan sisi lain dari sebuah negara gurun. Ternyata Arab Saudi punya wilayah pegunungan yang sejuk, sehingga tumbuhan bisa hidup subur. 

Taif juga menjadi destinasi favorit warga lokal, terbukti dengan banyaknya vila dan taman bermain yang kami lihat ketika mendekati pusat kota. Sedangkan di pusat kotanya, lahan taman tertutup rumput yang hijau dan rapi diantara pepohonan rindang. Segar sekali buat cuci mata.

Taif memiliki berbagai pilihan objek wisata sehingga sekali jalan, jemaah dapat mampir ke beberapa tempat sekaligus, mulai sejarah, kuliner, belanja dan sebagainya. Selain itu, city tour ini juga dapat menambahkan keimanan kita dengan mampir ke masjid bersejarah dan mendengarkan kisah dakwah Nabi Muhammad saw.

Kisah Nabi di Taif

Pada umroh 2023, kami beruntung dipandu oleh Ustadz Syaifuddin (Udin) dari Riau Wisata Hati (RWH) yang tidak pernah membiarkan kami diam melamun. Beliau selalu memulai perjalanan dengan doa bersama, lalu bercerita tentang peristiwa-peristiwa penting sepanjang perjalanan menuju ke kota-kota yang kami kunjungi.

Sebelum menjadi wilayah yang subur dan makmur seperti sekarang, Taif pernah menjadi kota yang membuat Nabi Muhammad saw sangat menderita. Rasulullah pergi ke Taif karena situasi Mekkah kurang kondusif dan untuk mengobati rasa duka akibat wafatnya Siti Khadijah, sang istri, dan Abu Thalib, paman tercinta. Nabi hanya ditemani Zaid bin Haritsah.

Namun, Nabi harus menghadapi penolakan warga Taif, bahkan Nabi dilempari batu hingga terluka parah. Nabi sempat beristirahat di kebun anggur milik Utbah dan Syaibah (kafir Quraisy). Selain istirahat, Nabi juga mengadu pada Allah di tempat itu. Namun ketika Malaikat Jibril didatangkan, Nabi menolak menghukum warga Taif. Nabi justru mendoakan agar kelak keturunan mereka ada yang menyembah Allah saw.

Jika travel mampir di Masjid Abdullah bin Abbas atau tempat-tempat lain yang banyak penjualnya, jangan lupa beli anggur. Anggur Taif besar-besar dan segar. Berwisata memang harus menyenangkan tapi karena ini merupakan bagian dari paket umroh maka kita juga harus memanfaatkan city tour untuk mendalami wawasan religi langsung di TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Tempat yang Biasanya Disinggahi Saat Perjalanan Mekkah–Taif

Biasanya, city tour Taif dimulai segera setelah sarapan karena semua destinasi akan ramai dengan jemaah umroh dan wisatawan. Kegiatan ini juga diharapkan cepat selesai agar tidak kemalaman dan jemaah tidak kecapekan. Apalagi karena posisi menginap jemaah di Mekkah sehingga kebanyakan mereka ingin menghabiskan lebih banyak waktu di Masjidil Haram.

Berikut ini adalah tempat-tempat yang kami kunjungi selama perjalanan Mekkah-Taif bersama 2 travel umroh.

1. Ziarah ke Masjid Abdullah bin Abbas

Kami berkunjung di masjid ini pada tahun 2023 dan tiba pada jam 10.00 waktu setempat. Pengunjung sudah ramai tapi parkir dekat masjid masih mudah didapatkan. Mataharinya terik dan langitnya biru tapi udaranya sejuk. Kami segera sholat sunah. Jika ini merupakan tujuan pertama teman-teman, sebaiknya sudah wudhu dari hotel karena tempat wudhu dan toiletnya terbatas.

Di dekat tempat parkir, terdapat banyak penjual makanan, minuman, tas, sajadah dan sebagainya. Kami tidak beli apa-apa, tapi teman satu rombongan ada yang beli anggur dan tas.

Masjid ini diberi nama yang sama dengan nama sepupu Nabi, yaitu Abdulllah bin Abbas. Beliau wafat pada tahun 68H. Sedangkan masjid dibangun tahun 592H di dekatnya. Beliau tidak mau dimakamkan di Mekkah dan Madinah karena kerendahan hatinya yang merasa tidak sejajar dengan sahabat Nabi lainnya. 

Abdullah bin Abbas dikenal luas karena sangat memerhatikan literasi. Beliau mendapat doa khusus dari Rasullah agar memiliki keluasan ilmu sehingga mendapat gelar Turjamul Qur’an (Penafsir Al-Qur’an).

Sebenarnya di dekat tempat sholat wanita ada perpustakaan (maktabah), tapi mutowif kami segera mengumpulkan kami kembali setelah selesai sholat sunah sehingga kami tidak ke sana.

2. Mengunjungi Kebun dan Penyulingan Mawar Al Kamal Factory

Kami mengunjungi tempat ini pada tahun 2023. Dari pintu gerbang, kita sudah disambut spot foto dan pemandangan kebun mawar. Kita bebas foto sepuasnya di spot kekinian ini. Kelopak bunga mawar khas Taif berukuran kecil dan berwarna pink. Selain di perkebunan seperti ini, kita juga bisa membeli kelopak yang sudah dipacking rapi di Abraj Hypermarket.

Pengunjung akan diajak berkeliling pabrik untuk mengetahui proses penyulingan menggunakan semacam gentong-gentong. Di bagian belakang ada tempat penjualan hasil penyulingan tapi kami tidak membeli.

Di sini hanya papah yang masuk pabrik akibat miskomunikasi dengan mamah. Papah meninggalkan mamah yang ke toilet sebentar untuk masuk bersama rombongan. Akibatnya mamah ngambek tapi tidak lama karena ini adalah ujian kesabaran orang berumroh. 

3. Mengunjungi Pabrik Parfum Rashed Al Qurashi Factory

Kami mengunjungi pabrik ini tahun 2025. Dari luar, kompleks pabrik ini tampak kecil karena diapit toko parfum dan mini market. Dari media sosial tampak bahwa factory tour di sini lebih terorganisir, bahkan ada ruang presentasinya. Sayang, kami harus buru-buru karena kesorean dan hujan tiba-tiba turun cukup deras.

Namun, kami sempat membeli beberapa bibit parfum mawar di tokonya. Penjualnya masih muda, lucu dan bisa bahasa Indonesia. Teman-teman kami ada pula yang membeli anggur dan buah tin di mini market. Oya, rombongan kami punya suatu kebiasaan, yaitu menawarkan belanjaan makanan ke teman-teman satu bus.

4. Makan di House of Madhbi and Mandi

Nama itu terjemahan dari plang berbahasa Arab di depan restoran yang kami kunjungi tahun 2023. Maaf, kami tidak tahu bagaimana terjemahan yang tepat. Ketika datang, kami dibuat terpesona oleh banyaknya ayam yang sedang dibakar di luar ruangan secara manual. Aromanya sangat sedap.

Kami langsung digiring ke lantai atas melewati dapur yang berbatas kaca. Kami sempatkan melihat cara memasak nasi menggunakan dandang aluminium jumbo. 

Ruko ini tidak luas sehingga tidak bisa booking ruangan khusus untuk rombongan kami yang berjumlah lebih dari 80 orang sehingga harus berbagi tempat dengan travel lain.

Tak butuh waktu lama, nampan-nampan nasi mandi berdatangan. Suasana menjadi riuh dengan tawa. Semua orang di ruangan itu tampah bahagia menikmati nasi mandi bersama-sama. 

Di ujung ruangan ada beberapa pria yang sedang memasak kue yang sepintas mirip martabak manis. Ternyata, itulah kunafa original (tanpa topping). Sayang, yang antri banyak sehingga kami tidak beli.

5. Makan di Al Romansiah

Tahun 2025, kami makan nasi mandi di Al Romansiah yang tampilan luarnya seperti rumah makan franchise cepat saji. Karena tampilannya yang modern ini, Al Romansiah termasuk restoran nasi mandi terpopuler di Taif.

Ruangan untuk makan di sini lebih nyaman dibandingkan sebelumnya. Kami juga dipesankan ruangan khusus. Perbedaan lainnya adalah di sini ada menu kambing. Kambingnya empuk dan enak. Teman umroh yang tadinya tidak doyan daging kambing bisa habis banyak. Menu kambing ini sangat kami rekomendasikan.

Tips Mengikuti City Tour Mekkah–Taif

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika city tour ke Taif, seperti di bawah ini.
  • Gunakan baju dan alas kaki yang nyaman.
  • Bawa jaket karena Taif bisa lebih dingin.
  • Bawa payung karena Taif bisa tiba-tiba hujan.
  • Siapkan uang tunai untuk belanja parfum, makanan dan oleh-oleh.
  • Pastikan baterai ponsel terisi penuh dan bawa powerbank. Sekarang sudah banyak bus pariwisata yang dilengkapi port untuk charge HP tapi sebaiknya jangan digunakan jika tidak terpaksa. Charger di kendaraan yang melaju seringkali tidak stabil dan membuat powerbank atau baterai tidak awet.
  • Patuhi arahan tour leader atau mutowif.
  • Umumnya konsumsi (minum, snack dan makan siang) sudah dijamin travel, tapi sebaiknya dipastikan dulu apakah ada agenda makan siang bersama atau tidak.

Penutup

City tour Mekkah–Taif memang terlihat seperti agenda wisata biasa, tetapi setelah mengikutinya, kami merasa perjalanan ini lebih dari sekadar jalan-jalan. Di satu sisi, kami bisa menikmati udara sejuk pegunungan, kebun mawar, buah-buahan segar, dan pemandangan Al Hada yang sangat berbeda dengan Mekkah. Di sisi lain, kami juga diajak mengingat kembali perjuangan dakwah Nabi Muhammad saw di Taif.

Setiap travel memiliki itinerary yang berbeda. Ada yang lebih banyak berhenti di tempat belanja, ada yang fokus ke wisata alam, dan ada pula yang memberi waktu lebih lama di lokasi-lokasi bersejarah. Karena itu, jangan heran jika pengalaman city tour Taif antara satu rombongan dengan rombongan lain tidak selalu sama.

Kami sendiri sudah mengikuti city tour Taif bersama dua travel yang berbeda pada umroh 2023 dan umroh 2025. Meskipun rutenya tidak persis sama, ada beberapa tempat yang hampir selalu menjadi tujuan utama. Semoga pengalaman ini bisa menjadi gambaran bagi teman-teman yang sedang merencanakan umroh. Untuk foto dan video yang lebih banyak bisa dilihat di Instagram @jalansitu.

FAQ Seputar City Tour Mekkah–Taif

Berapa lama perjalanan dari Mekkah ke Taif?

Perjalanan dari Mekkah ke Taif biasanya memakan waktu sekitar 1,5 - 2 jam, tergantung kondisi lalu lintas dan titik keberangkatan rombongan. Ini belum termasuk mampir ke destinasi sepanjang perjalanan.

Apakah city tour Taif selalu termasuk dalam paket umroh?

Banyak travel umroh Indonesia memasukkan city tour Taif ke dalam paket umroh, tapi tidak semuanya. Sebaiknya tanyakan lebih dahulu kepada pihak travel apakah city tour Taif sudah termasuk dalam paket atau merupakan program tambahan.

Apa saja tempat yang biasanya dikunjungi saat city tour Mekkah–Taif?

Tempat yang paling sering dikunjungi antara lain Masjid Abdullah bin Abbas, Pasar Buah Taif, pabrik air mawar atau parfum, kebun mawar, kawasan Al Hada, dan Telefric Taif.

Apakah Taif lebih dingin daripada Mekkah?

Ya. Karena berada di daerah pegunungan, Taif memiliki suhu yang lebih sejuk dibandingkan Mekkah.

Apa oleh-oleh khas Taif yang paling populer?

Oleh-oleh yang paling populer dari Taif adalah parfum dan air mawar, serta buah-buahan segar maupun manisan seperti anggur, delima, persik, atau buah musiman lainnya.

Post a Comment