Bin Dawood Madinah: Supermarket Favorit Jemaah Umrah Dekat Masjid Nabawi
![]() |
| Rak berisi aneka roti tawar, roti basah dan kue kering di Bin Dawood Madinah. |
Nama Bin Dawood terkenal di kalangan jemaah umroh dan haji untuk memenuhi kebutuhan selama ibadah. Berbeda dengan Abraj Hypermarket yang hanya ada di Clock Tower Makkah, Bin Dawood tersebar di beberapa lokasi. Jika mengikuti city tour, jemaah akan melihat beberapa outlet Bin Dawood sepanjang perjalanan.
Tiap selesai waktu sholat, supermarket ini dipenuhi jemaah yang mencari berbagai kebutuhan, seperti obat-obatan, cemilan, parfum, oleh-oleh, minuman kemasan dan masih banyak lagi. Teman-teman yang akan umroh atau haji perlu menandai lokasinya di Google Map untuk berjaga-jaga jika membutuhkan sesuatu.
Apa Itu Bin Dawood?
Bin Dawood adalah jaringan ritel modern paling terkenal di Makkah dan Madinah. Kami hanya mengunjungi Bin Dawood Madinah karena selama di Makkah, kami hanya berbelanja di Abraj Hypermarket yang lebih dekat.
Sebagian cabang Bin Dawood sebesar hypermarket, tapi kebanyakan seukuran supermarket. Perbedaan besar dan kecilnya toko ini memengaruhi jenis barang-barang yang dijual di dalamnya. Bin Dawood yang besar juga menjual makanan olahan, minuman segar dan buah-buahan segar. Sedangkan Bin Dawood yang kecil lebih banyak menjual barang-barang yang awet.
Bin Dawood didirikan oleh keluarga BinDawood pada tahun 1970-an di Makkah. Saat itu Bin Dawood masih berbentuk toko kelontong seperti toko-toko di Makkah lainnya. Namanya mulai berkibar pada tahun 1984 ketika bertransformasi menjadi toko modern atau supermarket.
Pembeda tersebut membuat Bin Dawood menjadi andalan jemaah karena tidak perlu khawatir dengan kendala bahasa ketika ingin tahu harga atau spesifikasinya. Pembeli bisa langsung memegang barang tersebut untuk memeriksa informasi yang tertempel di produknya. Pembeli juga tidak perlu memiliki keterampilan tawar-menawar.
Lokasi Bin Dawood Madinah
Lokasi Bin Dawood Madinah yang dekat dengan Masjid Nabawi ada 2, yaitu:
- Taiba Commercial Center dekat Pintu (Gate) 330.
- Anwar Al Madinah Mall dekat Pintu 328.
Jarak antara keduanya sangat dekat, yaitu sekitar 250 meter saja. Jemaah dapat melipir sepanjang pagar Nabawi. Biasanya mereka akan memenuhi supermarket setelah sholat. Entah mengapa lokasinya berkumpul di sisi barat kompleks Masjid Nabawi sehingga jaraknya agak jauh dengan hotel-hotel di sisi lain.
Kami yang menginap di Maden Hotels Taiba diuntungkan karena dekat Pintu 329 sehingga selalu melawati area tersebut. Sedangkan favorit para jemaah adalah Bin Dawood dekat Gate 330 karena letaknya agak ke tengah.
Cabang yang dekat Pintu 330 ini besar dan strategis. Tapi di dalamnya banyak toko-toko kecil yang kosong sehingga membingungkan. Kami pernah tersesat loh sehingga masuk dan keluar di pintu yang berbeda. Setelah itu re-orientasi dulu baru lanjut ke hotel hahahaaa.
Jam Buka Bin Dawood Madinah
Berikut ini jam buka Bin Dawood Madinah yang diambil dari website resmi www.bindawoodholding.com:
- Bin Dawood Taiba: Sabtu-Jumat, jam 05.00-01.00.
- Bin Dawood Al Anwar: jam 05.00-01.00.
Jam buka tersebut mungkin berbeda di bulan Ramadhan dan musim haji.
Apa Saja yang Dijual di Bin Dawood Madinah?
Sepertinya semua ada di supermarket tersebut. Berikut ini sebagian jenis barang yang dijual di sana.
1. Oleh-oleh khas
Oleh-oleh yang sering dicari jemaah, antara lain kurma, cokelat, biskuit, permen, aneka kacang dan sebagainya. Kurmanya banyak banget! Jemaah dapat membeli oleh-oleh tersebut dalam bentuk curah (ditimbang dulu) maupun yang sudah dikemas dan bermerek.
Kami tidak membeli banyak oleh-oleh di sini karena sudah titip ke travel supaya tidak kerepotan membawanya. Selain oleh-oleh jajanan, banyak juga yang membeli parfum dan alat sholat. Namun, kami tidak melihat boneka unta.
2. Makanan dan minuman
Makan dan minuman yang tersedia sangat banyak. Bahkan lemari pendingin untuk minuman berjajar-jajar lebih dari 5. Ini belum pernah saya lihat di Indonesia. Untuk minuman kaleng, masya Allah banyak sekali pilihan dan lucu-lucu kalengnya. Selain itu ada susu, jus, dan yoghurt.
Orang Arab sangat menyukai yoghurt. Kadang mereka membagikannya secara gratis untuk buka puasa. Merek yoghurt yang terkenal, antara lain Almarai dan Laban.
Namun, saya tidak tahu apakah di Bin Dawood ada air mineral atau tidak. Mestinya tersedia karena sering ada pembagian air mineral botolan gratis. Karena itu pula, kami tidak pernah membeli air putih untuk minum selama umrah. Kami ambil saja dari hotel atau masjid Nabawi dan minta travel.
Bin Dawood juga menyediakan sayuran segar buat yang umroh mandiri dan mau masak sendiri. Ada pula berbagai jenis roti dan mie instan, termasuk Indomie. Sebenarnya di sini ada beberapa merek roti kemasan, tapi biasanya orang Indonesia memborong merek 7 Days untuk dibagikan ke jemaah dari berbagai belahan dunia di Nabawi. Sedangkan 7 Days untuk konsumsi sendiri sudah disediakan travel tiap mengadakan city tour.
3. Produk kebutuhan sehari-hari
Kebutuhan sehari-hari jemaah umroh atau haji, antara lain sabun, sampo, tisu, pembalut, kantung plastik, sandal, obat-obatan ringan dan sebagainya. Meski di hotel ada sabun dan sampo, kadang jemaah lupa membawa yang tidak wangi ketika akan berihram.
Saya membeli minuman kaleng, roti pabrikan dan Panadol di sini. Kemasan Box Panadol-nya warna biru tua sedangkan kemasan per set warna putih, berbeda dengan kemasan di Indonesia yang berwarna biru muda dan silver. Tapi Panadol Indonesia lebih manjur (atau lebih keras?) dibandingkan dengan Panadol Arab.
4. Produk khas Timur Tengah
Banyak produk khas TImur Tengah yang disukai jemaah, baik untuk dipakai sendiri maupun untuk oleh-oleh, antara lain madu, minyak zaitun, rempah-rempah, kopi, teh, perawatan tubuh, parfum, air mawar hingga kelopak mawar segar.
Parfum Arab termasuk yang hampir selalu dibeli jemaah. Parfum di toko-toko terkenal seperti Ahmed Al Maghribi, Arabian Oud dan sejenisnya mungkin kurang terjangkau untuk oleh-oleh dalam jumlah banyak. Di Bin Dawood tersedia parfum murah dengan kemasan yang bagus.
Cara Bayar
Madinah itu tak ubahnya kota modern di dunia untuk soal pembayaran sehingga pilihannya bermacam-macam, yaitu:
- Tunai (Saudi Arabia Riyal / SAR): pilihan kami supaya komunikasi lebih mudah.
- Kartu debit/kredit via kasir: sebelum berangkat umroh, hubungi call center bank penerbit di Indonesia untuk memastikan kartu debit tersebut bisa digunakan di Arab Saudi.
- Self checkout: self checkout ini sudah umum di Eropa, ternyata ada juga di Bin Dawood. Intinya, kita scan sendiri lalu tap kartu debit untuk membayar tanpa melalui kasir. Keren ya.
Sebagai catatan, saat itu belum ada pilihan pembayaran menggunakan QRIS. Entah sekarang.
Tips Belanja di Bin Dawood Madinah
Agar bisa menikmati kegiatan belanja di Bin Dawood, berikut ini beberapa tips yang mungkin bermanfaat:
- Datang di luar jam sibuk, yaitu 1-2 jam setelah waktu sholat selesai. Jika males bolak-balik ke hotel, bersantai dulu saja di karpet hijau Nabawi sambil mengagumi kebesaran-Nya. Jika tidak ikut city tour, bisa juga belanja setelah sarapan hingga sebelum waktu sholat dhuhur.
- Jika membeli dalam jumlah banyak, ambil yang masih dipacking supaya mudah dibawa.
- Perhatikan batas bagasi pesawat agar tidak ada belanjaan yang terpaksa ditinggal. Kalau mubazir sih enggak karena barang-barang yang ditinggal jemaah akan dibereskan oleh travel. Tapi kan nyesek kalau harus ditinggal. Iya, kan?
- Tidak perlu mengajak seluruh anggota rombongan atau keluarga karena antrian di kasir cukup panjang. Sebaiknya yang belanja adalah jemaah yang membutuhkan saja.
- Simpan struk pembelian untuk disesuaikan dengan barang yang dibawa ke hotel.
- Bawa tas belanja lipat yang banyak. Bin Dawood memberikan tas kresek (waktu kami umroh dulu, entah sekarang). Tas belanja lipat lebih kuat daripada kresek. Jika tidak punya, jemaah dapat sekalian membeli tas belanja lipat di sini, sekalian dijadikan kenang-kenangan.
FAQ
1. Di mana lokasi Bin Dawood Madinah?
Bin Dawood Madinah ada 2, yang letaknya persis di luar pagar Masjid Nabawi, yaitu dekat Pintu 330 (Taiba Commercial Center) dan dekat Pintu 328 (Anwar Al Madinah Mall).
2. Apa saja yang dijual di Bin Dawood Madinah?
Bin Dawood menjual berbagai kebutuhan, mulai dari makanan dan minuman, kurma, cokelat, biskuit, madu, minyak zaitun, kopi Arab, perlengkapan mandi, kosmetik, hingga oleh-oleh khas Arab Saudi.
3. Bisakah membayar dengan kartu debit Indonesia?
Bisa, tapi harus dikonfirmasi dulu ke bank penerbitnya di Indonesia agar tidak kecele.
4. Apakah Bin Dawood buka setiap hari?
Ya. Bin Dawood buka setiap hari, jam 05.00-01.00. Tapi ketika tiba waktu sholat, semua kegiatan ekonomi di Madinah berhenti.
5. Kapan waktu terbaik untuk berbelanja di Bin Dawood Madinah?
1-2 jam setelah waktu sholat karena banyak jemaah yang belanja dalam perjalanan kembali ke hotel setelah sholat atau setelah sarapan hingga sebelum waktu sholat dhuhur karena banyak yang ikut city tour.
Penutup
Menandai tempat-tempat belanja kebutuhan umroh seperti Bin Dawood perlu dilakukan untuk mendukung kelancaran seluruh kegiatan selama di Madinah. Supermarket ini menyediakan barang-barang yang telah terseleksi dengan baik dan memberikan harga yang masuk akal tanpa perlu menawar. Stoknya juga banyak sehingga dapat diandalkan jemaah jika ingin memborong untuk berbagi.
Meski barang-barang di Bin Dawood menggoda untuk dibawa ke tanah air, jemaah wajib memperhitungkan bujet dan aturan berat koper. Semoga informasi ini bermanfaat. Foto dan video yang lebih banyak bisa dilihat di Instagram @jalansitu.

Post a Comment