Bunga Sakura Juga Bermekaran di Eropa di Musim Semi

Table of Contents
bunga sakura di Eropa
Bunga sakura di Eropa, tepatnya di Delft, Belanda. Foto milik www.jalansitu.com.

Foto di atas bukan di Jepang atau Korea, melainkan di Delft, Belanda. Pada masa peralihan dari musim dingin ke musim semi, foto-foto bunga sakura di Eropa bertebaran di media sosial. Banyak yang bertanya-tanya, benarkah itu bunga sakura atau bunga lain yang menyerupai sakura. 

Tahun 2026 merupakan tahun ke-3 si emesh mengalami musim semi di Eropa. Kami akan menceritakan sedikit kisah atau informasi tentang bunga sakura tersebut.

Benarkah Sakura Tumbuh di Eropa?

Ya, sakura (Prunus Serrulata) juga tumbuh di Eropa dan lebih dikenal sebagai cherry blossom. Beberapa sumber menyebutkan bahwa sakura di Eropa berasal dari Jepang dan Cina. Tanaman itu sampai di Eropa melalui jalur diplomatik atau pertukaran budaya. Kini, sakura sudah menyebar ke beberapa negara di Eropa.

Sedangkan Times Indonesia menuliskan bahwa sakura berasal dari Pegunungan Himalaya, yang merupakan perbatasan Asia dan Eropa. Dari situ, Sakura menyebar ke Jepang, Amerika dan Eropa. Sakura dapat tumbuh subur di Eropa karena memiliki kemiripan iklim dengan Jepang dan Cina, serta Korea.

Waktu Terbaik untuk Melihat Bunga Sakura di Eropa

Waktu tepatnya tidak bisa disebutkan, tapi umumnya di akhir bulan Maret hingga April. Untuk tahun 2026 ini, bunga sakura di Gent, Belgia sudah bermekaran di akhir bulan Maret. Cuaca Gent saat ini berubah-ubah, kadang cerah dengan langit biru, kadang gloomy, kadang hujan. Yang jelas, sudah tidak ada salju. Sedangkan suhu masih dingin, rata-rata 10°C.

Tips Menikmati Bunga Sakura di Eropa

Di Jepang, musim bunga sakura dirayakan dengan tradisi hanami, yaitu piknik bersama keluarga atau teman di bawah pohon sakura. Ada taman-taman khusus yang dijadikan spot hanami oleh masyarakat. 

Di Eropa tidak ada tradisi khusus untuk menyambut mekarnya sakura. Namun orang Eropa memang memiliki kebiasaan piknik di taman-taman. Taman merupakan fasilitas umum wajib di Eropa. Agar momen ini tidak berlalu begitu saja, berikut ini adalah tips menikmati musim bunga sakura di negara-negara di Eropa:

  1. Selalu memantau informasi cuaca sebelum merencanakan kegiatan outdoor karena Maret-April merupakan masa peralihan antara musim dingin ke musim semi.
  2. Ajak teman-teman.
  3. Kenakan baju hangat meski tidak perlu setebal ketika musim dingin.
  4. Bawa alas tahan air untuk jaga-jaga jika rerumputan masih basah.
  5. Bawa makanan dan minuman yang cukup.
  6. Kosongkan memori ponsel agar bisa memotret atau merekam video yang banyak.
  7. Perhatikan izin keramaian jika mengadakan acara khusus.
  8. Jangan buang sampah sembarangan.

Pengalaman Menikmati Sakura di Eropa

Berikut ini keindahan bunga sakura di beberapa kota di Eropa yang pernah dinikmati si emesh:

1. Copenhagen, Denmark

Si emesh hanya sebentar di Copenhagen dan sempat mengambil foto-foto bunga sakura di pusat kota. Sakura di kota ini berwarna campuran sedikit putih dan dominasi pink yang kental dengan kelopak kecil-kecil. Bunga-bunganya bergerombol dalam jumlah besar dan rapat di atas pohon seperti cendawan raksasa. Jika dilihat dari kejauhan, bunga sakura di Copenhagen berwarna pink yang romantis.

2. Delft, Belanda

Si emesh tinggal selama 6 bulan di Delft dan masih bolak-balik ke sana setelahnya. Karena itu, si emesh dapat menyaksikan bunga sakura dari kuncup hingga mekar sempurna. Bunga sakura di Delft didominasi warna putih dengan kelopak yang lebih besar. Rantingnya bercabang kemana-mana dengan bunga yang rapat sehingga terlihat lebat dan indah. 

Selain di taman, pohon sakura juga tampak cantik berjajar di pinggir jalan, terutama dekat TU Delft. Karena itu, selain dinikmati dengan piknik, membuat video sambil gowes di sepanjang jalan tersebut akan menghasilkan kenang-kenangan yang memukau.

3. Gent, Belgia

Sakura di Gent tidak sebanyak di Delft tapi tetap cantik untuk latar belakang foto. Warna yang dominan adalah putih dan pink yang muda banget mendekati putih. Jarak antar bunganya lebih jarang dan warna rantingnya lebih gelap sehingga tampak menonjol.

Jadi, sakura atau cherry blossom itu tidak hanya ada di Jepang, Cina dan Korea. Jika ke Eropa di bulan Maret hingga April, jangan lupa mencari informasi tentang lokasi taman yang ada sakuranya. Semoga bermanfaat.

Post a Comment