Pengalaman Salat Jumat di Masjidil Haram sebagai Muslimah
![]() |
| Pengalaman salat Jumat di Masjidil Haram. Foto milik www.jalansitu.com. |
Sebelum umroh, kami yang perempuan belum pernah ikut salat Jumat berjamaah di masjid. Ketika kesempatan itu datang, kami sangat antusias. Karena itu, kami ingin membagikan pengalaman salat Jumat di Masjdil Haram tahun 2023 dan 2025 yang sangat berarti ini.
Salat Jumat merupakan salah satu aktivitas yang ditawarkan oleh travel umroh. Biasanya disebutkan satu kali atau dua kali salat Jumat, tergantung lama paketnya. Penawaran tersebut hanya berupa alokasi waktu. Praktiknya, jemaah umroh harus mengatur waktu, berangkat dan mencari tempat sendiri.
Saran kami, jika ingin punya barengan, sebaiknya bersama keluarga atau teman sekamar saja agar lebih mudah mendapatkan tempat. Tapi jika maunya bareng semua rombongan, jangan memaksakan diri satu saf. Tak apa berpencar. Setidaknya bisa berangkat bersama-sama jika tidak tahu jalan.
Salat Jumat di Masjidil Haram Tahun 2023
Umroh tahun 2023 kami laksanakan pada musim sejuk, yaitu akhir November hingga awal Desember 2023. Kami datang di Madinah terlebih dahulu dan tinggal selama beberapa hari. Setelah itu kami naik kereta cepat ke Makkah untuk melaksanakan ibadah utama, yaitu umroh, pada hari Kamis.
Kami sampai di Makkah menjelang maghrib dan melaksanakan umroh pada malam hari hingga dinihari. Sebenarnya, kedatangan Madinah itu bagus untuk penyesuaian diri terlebih dahulu dan istirahat setelah penerbangan panjang. Namun, begitu sampai di Madinah, semua jemaah sangat antusias untuk ibadah dan eksplorasi. Akibatnya energi terkuras.
Dengan energi yang sudah terpakai sebagian tersebut, kami melaksanakan umroh hingga habislah energi kami. Setelah itu kami istirahat. Paginya, badan terasa pegal semua sehingga kami berangkat ke Masjidil Haram sudah mepet waktu salat Jumat.
Untungnya, kami menginap Hotel Al Marwa Rayhaan by Rotana di Clock Tower sehingga tinggal turun lift langsung pintu keluar Clock Tower. Kami masih mendapat tempat untuk salat meski tidak bisa masuk masjid. Kami salat di halaman terbuka antara Clock Tower dan Gate 1 King Abdul Aziz. Alhamdulillah saat itu musim sejuk jadi tidak kepanasan sama sekali meski di udara terbuka.
Tak menunggu lama, rangkaian salat Jumat dimulai dengan dua azan dan khutbah dalam bahasa Arab yang singkat, diikuti salat dua rakaat. Tak ketinggalan, kami salat jenazah.
Salat Jumat di Masjidil Haram Tahun 2025
Pada tahun 2025, kami datang di Jeddah lebih dahulu pada hari Kamis, dilanjutkan ke Makkah pada sore hari. Karena itu, malamnya kami langsung umroh hingga dinihari. Dengan jadwal yang seperti itu, kami masih punya banyak energi di pagi harinya sehingga bisa berangkat ke Masjidil Haram untuk salat Jumat lebih awal. Kami berangkat dari hotel jam 10.00. Karena menginap di hotel yang sama, maka kami bisa masuk masjid dalam waktu singkat.
Meski begitu, kami sudah tidak bisa masuk ke lantai dasar karena dari Gate 1 sudah langsung diarahkan ke lantai atas. Karena waktunya masih sangat banyak, maka kami habiskan untuk membaca Al-Kahfi hingga selesai dan doa-doa lainnya. Di dalam masjid banyak petugas wanita yang mengantarkan gelas-gelas plastik berisi air zam-zam kepada jemaah wanita yang membutuhkan. Ada yang dari Indonesia juga. Kita tidak harus memberi uang, ya.
Setelah salat, perlu kesabaran untuk keluar dari masjid karena di beberapa persimpangan ada jemaah yang akan keluar sehabis salat Jumat, ada pula yang dari luar mau masuk ke masjid.
Demikian pengalaman kami salat Jumat di Masjidil Haram. Semoga cerita ini menambah semangat teman-teman untuk berangkat atau kembali lagi ke tanah suci. Foto-foto dan video seputar Masjidil Haram bisa dilihat di akun Instagram @jalansitu. Insya Allah kita diberi banyak rezeki untuk lebih sering kesana. Aamin ya robbal alamiin.


Post a Comment