Review Hotel Parai Resort Bukittinggi (Sekarang Sudah Tutup)
![]() |
| Pemandangan di dataran tinggi Bukittinggi. Foto milik www.jalansitu.com. |
Update 2026: Hotel Parai Resort Bukittinggi dikabarkan sudah tutup permanen. Artikel ini merupakan dokumentasi pengalaman pribadi saat tempat masih beroperasi.
Hotel berkesan bagi kami karena merupakan tempat kami pertama kali menginap dalam kunjungan kami yang juga pertama di Bukittinggi. Kami sampai Bukittinggi dari Riau dengan bawa mobil sendiri bersama anak-anak kecil. Sampai di hotel ini sudah malam dan kami sangat capek.
Paginya, baru kami tahu kalau pemandangannya bagus karena terletak di dataran tinggi. Namun kami cukupkan semalam saja di sini karena kami ingin lebih dekat dengan pusat Kota Bukittinggi. Sekarang hotel ini sudah tutup, tapi tulisan kami ini tidak kami hapus untuk kenang-kenangan.
Awal Booking Hotel Parai Resort Bukittinggi
Pada masa itu, review hotel di media sosial dan Google Map belum banyak. Tapi promosi hotel ini cukup agresif melalui radio-radio dan surat kabar di Riau. Dari foto-foto yang kami temukan di internet, resort ini tampak menarik.
Resort ini merupakan bagian dari El John yang mengelola Parai Resort Bangka yang terkenal itu. Walaupun alamat Parai kelihatannya jauh di Jl Raya Bukittinggi – Medan km 7 tapi ada komentar bloger cukup baik terutama pemandangannya. Karena itu, kami memutuskan untuk memilih hotel ini.
Kami pesan kamar secara langsung karena OTA (Online Travel Agent) juga belum semodern sekarang. Untuk bisa booking 1 kamar, kami harus mentransfer Rp 500.000 terlebih dulu. Sedangkan rate terendah adalah Rp 393.000/night untuk twin bed. Katanya kalau sisa akan dikembalikan.
Sedangkan alamat Hotel Parai Resort Bukittinggi ini ada di Jl. Raya Bukittinggi - Medan KM. 07, Sumatera Barat.
Fasilitas Kamar Hotel Parai Resort Bukittinggi
Berikut ini adalah fasilitas di dalam kamar Hotel Parai Resort Bukittinggi:
- Kamar hotel ini termasuk luas tapi ruangan dan perabotannya sudah waktunya diperbaharui.
- Tempat tidurnya enak dan besar sehingga cocok untuk keluarga.
- Tidak ber-AC karena udaranya sudah dingin.
- Lantai tidak ber-AC sehingga dingin ketika dipijak.
- Air panas dibatasi jam 18.00-20.00 dan jam 06.00-07.00.
- Kamar mandinya pakai bath-tub dan sudah waktunya diganti.
- Ada 2 handuk tapi tidak ada handuk lantai.
- Kalau cebok tidak pake selang tapi pakai ciduk disediakan hotel.
- TV masih baru 21 inch.
Fasilitas Luar Kamar Hotel Parai Resort
Berikut ini adalah fasilitas yang ada di luar kamar Hotel Parai Resort Bukittinggi:
- View sangat bagus.
- Kamar-kamarnya berupa bungalow sehingga kita bisa duduk-duduk diteras kamar menikmati pemandangan.
- Ada anjing berkeliaran didepan kamar yang merupakan pemandangan wajar di Sumatra Barat yang dekat hutan.
- Ada kolam renang unik, indoor, di ruang kaca.
- Ruang sarapannya asik karena dari sana bisa melihat gunung dan lembah.
- Menu sarapan sederhana, yaitu nasi putih dan lauk (sayur lodeh dan telur dada), nasi goreng merah, mie goreng merah, kopi / teh, pisang gorengnya, roti, serta jus.
- Omelette keju untuk sarapan tidak gratis, bayar Rp 13.000.
Keputusan Pindah Hotel
Rencananya, kami akan berada di Bukittinggi selama 3 hari 2 malam. Karena cuma 2 malam, malas juga kan kalau beberes bawaan terus. Tapi mengingat lokasi Hotel Parai Resort ini ternyata jauh dari pusat Kota Bukittingi yang juga merupakan pusat wisata, maka kami putuskan untuk mencari hotel lain.
Kami baru tahu jika ternyata sebagian besar objek wisata Bukittinggi berkumpul di dekat pusat kota. Rencana pindah tersebut bukannya tanpa tantangan. Bukittinggi merupakan destinasi wisata favorit bagi masyarakat di Provinsi Sumatra Barat dan Riau sehingga di musim liburan seperti itu, wisatawan tumplek blek di Bukittinggi.
Semua hotel bagus sudah penuh. Itu pun kami harus menelepon satu persatu karena komunikasi masih manual. Akhirnya kami mendapatkan hotel yang lumayan dekat dengan pusat Kota Bukittinggi. Setelah sarapan, kami bergegas meninggalkan hotel agar bisa segera sampai ke objek-objek wisata yang terkenal.
Hotel Parai Resort Bukittinggi Sudah Tutup
Setelah kedatangan kami tahun 2011, kami sempat beberapa kali ke Bukittinggi dan menginap di hotel yang berbeda-beda. Bahkan pernah juga menginapnya malah di Padang Panjang. Ketika menulis tentang perbedaan Bukittinggi tahun 2011 vs 2023, kami juga bercerita tentang Hotel Parai Resort.
Ketika kami cek di Google Map, ternyata Hotel Parai Resort sudah tutup permanen. Setelah pandemi COVID memang banyak hotel yang tutup atau berganti kepemilikan. Kami tidak tahu sejak kapan hotel ini tutup. Yang jelas, Hotel Parai Resort Bukittinggi sudah menjadi bagian dari perjalanan keluarga kami dalam menjelajahi dunia ini.

Post a Comment